jamur moncong putih

6 Penyebab Lele Menggantung Dan Cara Ampuh Mengatasinya

Halo Sobat Petani Magma! Bagaimana kabar ikan lele yang sudah Anda rawat selama beberapa waktu? Kami senang Anda semua tetap bersama kami dan membudidayakan ikan lele di masa pandemi sebagai salah satu peluang usaha yang profitable. Namun begitu, ada berbagai keadaan yang menjadi penyebab lele menggantung.

Kondisi lele yang menggantung memang cukup lumrah di antara para petani lele, dan kondisi ini juga sering disebut sebagai “lele upacara”. Cukup menggelikan, bukan? Namun hal ini bukanlah sesuatu yang bisa ditertawakan oleh para petani lele dengan mudah. Nah, untuk mengetahui penyebab lele menggantung dan solusinya, simak ulasan kami yuk!

Berbagai Penyebab Lele Menggantung Di Kolam Terpal

Cara mudah untuk mengenali bentuk lele yang menggantung adalah bagian kepala berada di atas dan agak keluar dari air, sedangkan bagian ekor berada di bawah. Ketika menggantung, posisi lele tidak selamanya 100% vertikal, namun cenderung miring karena bobot kepala yang lebih besar. Namun apa sebenarnya penyebab lele menggantung?

  1. Lele terlalu kenyang

Lele yang terlalu banyak makan biasanya merasa penuh di perutnya. Akibatnya, ia akan cukup sulit bergerak dan melakukan relaksasi dengan cara menggantung. Untuk faktor yang satu ini, Anda tidak perlu merasa khawatir karena durasinya cukup singkat. Dan ketika lele merasa waktu istirahatnya cukup, mereka akan aktif kembali.

  1. pH air kolam yang tidak sesuai

pH air kolam menjadi faktor penting keberlangsungan hidup ikan lele yang diternakkan. Ketika pH air tidak sesuai (terlalu rendah), maka ikan pun juga bisa menggantung. Biasanya pH air berkisar di angka 7 hingga 8. Biasanya pH air bisa turun karena berbagai faktor, seperti hujan contohnya. Cara mengatasinya pun cukup dengan menaburkan garam sebanyak 100 gram per meter kubik. Dengan begitu pH air akan kembali normal.

  1. Kolam mengandung banyak amonia

Kualitas kolam menjadi penyebab lain lele upacara dan menggantung, bahkan sampai memiliki kulit yang pucat. Kualitas air kolam yang tidak baik karena banyak pakan yang tidak dibersihkan menyebabkan kolam memiliki cukup banyak amonia. Akhirnya air kolam pun tidak memiliki banyak oksigen terlarut. Sebagai solusinya, coba bersihkan kolam secara rutin.

  1. Lele merasa stres

Lele yang Anda pelihara juga bisa merasa stres jika merasa tidak cocok dengan lingkungannya. Seperti ketika proses pemindahan lele tidak sesuai, lele pun bisa merasa stres. Sebaiknya kondisikan lele pada kolam yang baru ketika suhu udara rendah (pada pagi hari atau menjelang malam). Setelah dipindah, puasakan lele selama 1 hari agar nanti lele tidak merasa stres.

  1. Suhu air tidak sesuai

Suhu air yang baik untuk kolam lele adalah sekitar 25 hingga 28 derajat Celcius. Suhu air yang terlalu panas atau terlalu dingin bisa menyebabkan lele tidak sehat dan menggantung. Para petani lele pun akhirnya harus sering-sering mengecek suhu air kolam terpal yang mereka miliki agar lele terus sehat.

  1. Lele terkena penyakit

Penyakit juga bisa menjadi faktor penyebab lele menggantung. Berbagai penyakit yang termasuk dalam jenis infeksi atau non infeksi menjadikan lele bisa menggantung. Solusinya, sering-seringlah memberikan nutrisi yang cukup bagi lele serta probiotik. Dan juga pisahkan lele yang sakit dengan teman-temannya agar penyakit tidak menular.

Itulah beberapa penyebab lele menggantung dan cara ampuh mengatasinya. Semoga informasi dari kami kali ini bermanfaat ya, sobat Petani Magma!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *